DI ATAS 40 TAHUN
Di atas 40-an, kulit mulai menua. Hormon estrogen mulai berkurang, sehingga elastisitas dan kekenyalan kulit mulai memudar. Semakin tua, semakin habis pula hormon estrogen wanita.
Hormon ini sebetulnya dimiliki baik oleh perempuan mau-pun lelaki, namun pada perempuan relatif lebih tinggi. “Pada masa menopause, hormon ini tak lagi diproduksi. Akibatnya, kolagen dan elastin berkurang, tak bisa menahan air lagi. Pokoknya, kulit orang di usia ini kering, keriput, tidak lentur lagi, dan kelihatan kusam karena airnya kurang.” Perawatan:
a. Wajib pakai pelembab karena kulit mulai kekurangan air. Untuk wajah yang kelihatan keruh akibat pengelupasan kulit yang tertahan, dianjurkan memakai krim-krim pengelupasan kulit.
b. Bisa juga menggunakan krim untuk menahan penuaan yang kini banyak tersedia.
c. Yang jelas, mencuci muka harus rajin dilakukan. “Karena di usia ini, rata-rata kulit kering. Sebaiknya tinggalkan sabun keras, gunakan yang lunak atau pembersih (cleansing). Sebetulnya, dasar pembersihan wajah di semua usia sama, kok, yaitu harus disesuaikan dengan kondisi kulit,” kata Tjut.
PENTINGNYA SUNBLOCK
Matahari memang baik untuk kesehatan karena memproduksi vitamin D. Indonesia cukup beruntung karena kaya sinar matahari. Itu sebabnya, kulit orang-orang di negara tropis lebih gelap, karena mengandung pigmen yang berfungsi menahan sinar ultraviolet A atau B yang merusak. “Sebetulnya, tanpa berjemur pun, kebutuhan vitamin D kita sudah cukup. Sehingga,orang-orang yang kena matahari terus-menerus, misalnya perenang, harus memakai sunblock sejak kecil,” ujar Tjut.
Jika tidak memakai sunblock, sinar matahari bisa membuat kulit terbakar, lebih gelap, mempercepat penuaan dini, dan yang paling buruk adalah menyebabkan kanker kulit. “Apalagi pada usia remaja yang mulai jerawatan. Bekas jerawat yang mulai menyembuh akan menjadi hitam jika terlalu sering kena sinar matahari.”
Untuk remaja, sebaiknya pakai sunblock yang tidak berminyak, karena produksi minyak di usia ini sedang banyak. “Anak juga boleh pakai sunblock, asal krimnya tidak bersifat mengiritasi kulit.”