PEREMPUAN berjilbab sering kali memiliki masalah dengan kulit kepala. Apalagi bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Permasalahan yang paling sering muncul adalah kulit kepala berminyak dan rambut rontok. Masalah ini sering terjadi karena proses penguapan tubuh melalui kulit terganggu akibat menggunakan jilbab maupun kerudung sehari penuh.
Ada baiknya Anda memperhatikan jenis bahan yang akan Anda gunakan. Sebaiknya, gunakan material ringan dan menyerap keringat bila Anda sering bepergian. Sementara, untuk mereka yang bekerja dalam ruangan ber-AC, gunakan bahan kerudung yang lebih tebal untuk melindungi kulit kepala dari angin AC yang cenderung mengeringkan.
Jangan menggunakan kerudung dengan banyak lapisan pada siang hari. Cukup mengenakan dua lapis, satu lapisan tipis dan nyaman sebagai dalaman, satu lagi kerudung luaran. Tentu saja, untuk luaran, Anda harus menyesuaikannya dengan busana yang Anda kenakan.
Misalnya, bila mengenakan baju bercorak geometris, seperti kotak-kotak maupun garis-garis, hindari kerudung bercorak bunga. Sebaiknya, gunakan kerudung polos atau dengan tekstur minimal sebagai padanannya. Namun, bila Anda mengenakan busana polos, kerudung dengan corak ramai bisa menjadi kombinasi yang tepat, bahkan bisa menjadi faktor pencerah penampilan.
Bagitu pula urusan wanita. Tidak perlu selalu matching, warna kontras pun bisa menghasilkan efek yang menarik pada penampilan. Namun Anda harus tetap memperhatikan estetika warnanya. Jangan encampur tiga warna terang sekaligus, netralkan dengan menggunakan warna gelap, juga dengan palet pucat. Tambahkan beberapa warna kuat yang mempertajam si palet lembut, seperti kombinasi pink baby dan hitam atau biru indigo.
Selain melindungi dari luar, Anda pun harus tetap melakukan perawatan intensif terhadap kulit kepala. Bersihkan rambut secara teratur dan gunakan pelembut rambut (conditioner) agar helaiannya tetap lembap. Bila perlu, lepaskan kerudung dan ikatan rambut selama beberapa saat. Misalnya saat istirahat makan siang agar rambut terbebas dari panas yang terperangkap di dalam jilbab.
(sindo//tty)