AIR adalah ibu dari segala obat. Keyakinan tersebut menelurkan sebuah terapi untuk penyembuhan. Termasuk juga menyembuhkan aura. Air merupakan sumber kehidupan. Tanpa air, manusia tidak dapat bertahan hidup. Air yang dikonsumsi tubuh, umumnya mencapai 2-2,5 liter per hari. Wajar saja bila seseorang jarang mengonsumsi air, akan merasakan dampak sederhana yaitu dehidrasi yang dapat berujung penyakit.
Sudah jelas, khasiat air tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, misalnya untuk mandi atau penghilang dahaga. Namun, air bisa juga menyembuhkan penyakit yang membahayakan atau setidaknya memerlukan waktu berbulan-bulan untuk pulih kembali.
Adalah Dr Nordin Darus, pakar kesehatan Malaysia, yang melakukan penyembuhan penyakit dengan cara unik. Baru-baru ini dia menemukan terapi air untuk penyembuhan aura. “Air adalah ibu dari segala obat,”ujarnya.
Terapi air merupakan terapi alami yang didasari penggunaan air secara internal (dengan meminum air) dan eksternal sebagai pengobatan berbagai penyakit. Berbagai macam pengobatan alternatif ditawarkan dengan cara berendam di dalam air yang mengandung magnet, kadar garam tinggi, belerang atau zat kimia lain yang bisa meningkatkan kesehatan.
“Saya mendapatkan ilham dari Tuhan untuk mengembangkan sistem ini,” ungkapnya. Metode yang digunakan adalah menggunakan air yang diperoleh secara khusus. “Jika diminum secara teratur akan dapat memulihkan dan memberi perubahan secara nyata,” sebut Nordin, yang sebelum menemukan pengembangan sistem yang diberi nama RXWater ini mengidap penyakit kanker darah dan divonis memiliki kesempatan hidup beberapa bulan lagi.
Aura adalah gelombang cahaya yang mengandung medan elektrik yang mempunyai gerakan tegak dan lurus terhadap rambatan gelombang. Aura yang dikenal juga sebagai gelombang elektromagnetik, tidak terlihat jelas dalam cahaya. Namun, ada di sekitar tubuh manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup.
Aura berbentuk seperti telur raksasa. Saat ditanya tentang alasan mengapa memilih terapi air untuk pengobatan aura, dia mengatakan, “Karena kita semua hidup bermula dari aura yang mulai dialirkan dari organ, kemudian diedarkan ke seluruh tubuh yang dapat memulihkan semua keadaan.” Uji coba dalam penelitian tersebut dilakukan selama satu tahun.
“Ini merupakan cara pengobatan untuk mengobati penyakit berat dengan cara praktis yang bertujuan mengatasi efek samping yang buruk akibat pengobatan dan perawatan dari kemoterapi,” tuturnya. Cara melakukan terapi air untuk penyembuhan aura adalah dengan meminum air putih yang dicampur air liur basi pada pagi hari.
Selain itu, sistem RX-Water terdiri atas empat kotak penyaring yang melakukan delapan proses pemurnian untuk air yang akan dimanfaatkan. Sistem baru tersebut dapat mengobati berbagai macam penyakit, selain untuk penyembuhan aura. Antara lain penyakit maag, rambut rontok, ketombe, batu ginjal, sampai kanker.
“Setiap kesusahan akan berakhir dengan kesenangan,” pesannya saat ditemui usai presentasi soal terapi air penyembuh aura di BSD Plaza. (sindo//nsa)