Setelah tahu apa sebetulnya “isi†dari puasa, tiba saatnya Anda menjalankannya. Hal pertama yang mesti Anda ingat adalah bahwa Anda butuh stamina yang memadai untuk menjalankan ibadah ini. Jika tidak, puasa Anda kali ini gagal. Ingat, ada hubungan erat antara kesehatan dan puasa. Kalau Anda sehat, puasa Anda akan berjalan baik dan lancar. Jika tidak, yang terjadi adalah kebalikannya. Apa yang mesti Anda buat supaya puasa Anda berhasil ?
Berikut ini kami sajikan beberapa poin yang bisa Anda ikuti untuk memperlancar ibadah puasa Anda. Dan Anda pun masih bisa mencari berbagai informasi lain tentang praktik pelaksanaan ibadah puasa yang sehat. Semakin banyak Anda tahu, semakin indah puasa Anda.
1. Jangan lupa makan sahur.
Nabi pernah bersabda, “Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah.†Makan sahur itu penting karena tenaga untuk menjalankan ibadah selama seharian itu ada di situ. Kekuatan fisik untuk menahan rasa lapar selama sehari itu dimualai disitu. Ingat, saat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan gizi selama kurang lebih 14 jam. Sahur menjadi saat penting karena pada saat itu tubuh membutuhkan asupan gizi yang memadai sehingga sel-sel tubuh dapat bekerja dengan baik. Diusulkan untuk makan sahur mendekati saat imsak.
2. Nikmati sahur dengan makanan kaya serat.
Sahur memang penting. Tapi kalau Anda tidak tahu apa yang mesti dikonsumsi pada saat shur ini. Anda bisa “berjuang keras†menahan godaan untuk makan pada siang hari nanti. Supaya Anda punya tenaga yang cukup untuk menjalankan puasa hingga berbuka nanti, antara lain, sayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin A, B, C dan E. Hindari makanan yang manis-manis karena Anda akan cepat lapar di siang hari. Makanan yang manis membuat tubuh dengan cepat melepaskan insulin (insulin berfungsi memasukkan gula ke sel-sel tubuh dan di jadikan sebagai sumber energi). Sementara serat memperlambat proses pencernaan dan pengeluaran insulin. Tapi bagi penderita sakit lambung, makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang bersoda dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung. Setelah makan sahur, jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.
3. Minum air putih.
Pada saat berbuka hingga menjelang imsak nanti, minumlah air putih yang banyak. Bukankah puasa tidak sama dengan tidur? Bukankah Anda tetap menjalankan aktivitas sebagaimana adanya? Pada saat menjalankan aktivitas itu, keringat banyak yang keluar. Keringat banyak yang keluar berarti cairan tubuh tak punya persediaan air yang cukup, proses metabolisme akan terhambat, peredaran darah dan pencernaan kurang lancar. Karena itu, usahakan supaya Anda bisa minum delapan atau lebih gelas air putih sebelum menjalani puasa keesokan harinya. Selain air putih, Anda bisa juga minum susu dan teh. Kopi? Hindari minum kopi pada saat sahur karena bisa menyebabkan cairan tubuh sering keluar.
4. Tetap berolahraga.
Sekalipun Anda tidak makan dan tidak minum, Anda mesti tetap berolahraga. Mengapa? Aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran proses peredaran darah, untuk membakar kalori. Tapi Anda tidak perlu olahraga berat seperti berlari, bermain bola, dll. Anda cukup berjalan-jalan di taman, melakukan peregangan otot tangan dan kaki dengan melakukan gerakan-gerakan kecil dan sederhana, baik dirumah maupun di tempat kerja. Prinsipnya, tubuh mesti tetap bergerak supaya sel-sel tubuh bekerja secara lebih efisien. Dianjurkan berolahraga sebelum waktu berbuka.
5. Berbukalah tepat pada waktunya.
Jangan terlalu cepat berbuka, pun jangan terlalu terlambat. Ingat, tubuh mesti segera diisi setelah seharianâ€kosongâ€. Energi tubuh meseti segera dipulihkan. Tubuh membutuhkan asupan makanan yang memadai supaya sel-sel dan otot-otot kembali menjalankan fungsinya dengan baik.
7. Berbukalah secara bertahap.
Mulailah dengan minuman hangat dan manis. Atau juga makanan manis seperti kolak dll. Jangan minum air dingin, minuman bersoda atau air es karena akan memperbanyak asam lambung sehingga pecernaan tak berfungsi secara normal. Setelah itu, istirahatlah barang sejam sebelum menyantap hidangan “beratâ€. Mengapa mesti menunda hingga sejam? Karena pecernaan kita butuh keseimbangan terlebih dahulu. Dengan demikian, lambung tak begitu berat bekerja karena ada ruang kosong untuk mencerna makanan.
8. Mengendalikan emosi.
Inilah salah satu elemen yang mesti Anda perhatikan baik-baik. Anda pasti pasti Anda perhatikan baik-baik. Anda pasti tidak mau puasa Anda batal gara-gara secuil persoalan kan? Karena itu, usahakan agar emosi Anda tertata baik setiap hari selama bulan Ramadhan. Kalau emosi Anda tertata baik, Anda tak bakal dengan mudah membatalkan puasa. (gabriel/ genie/via)