Diet? Baca Dulu yang Ini

Bagi mereka yang ingin menurunkan berat badankini tersedia berbagai metode diet. Sayangnya menurut riset terbaru diet justru beresiko terhadapkesehatan, selain itu dibutuhkan waktu lama untuk menurunkan berat badan.

Para peneliti dari Universitas California, AS, belum lama ini mengumumkan kesimpulan merekasetelah menganalisa 31 hasil riset mengenai diet.


Menurut mereka, para pelaku diet hanya kehilangan bobot 5-10 persen dari berat badan semula. Bahkan, dua pertiganya mengalami kenaikan berat badan.

Berat badan yang naik turun ternyata berbahaya untuk kesehatan karena terkait dengan penyakitjantung dan stroke. Penjelasan mengenai hal ini dimuat dalam jurnal American Psychologist.

“Selain tidak menurunkan berat badan, diet juga tidak mendatangkan manfaat kesehatan. Kesimpulankami sebaiknya orang tidak melakukan diet,” kata kepala peneliti, Traci Mann.

Ditambahkan olehnya, tubuh kita justru menderita karena berat badan turun lalu kemudian naik lagi.Menurutnya menjaga porsi makan dan olahraga merupakan cara yang paling aman untuk menurunkan berat badan.

Senada dengan penjelasan tim peneliti, menurut Dr.Ian Campbell, direktur medis dari WeightConcern, kebanyakan orang mengukur efektifitas diet dalam jangka pendek, padahal hal itu salah.

“Menurunkan berat badan adalah tantangan yang sifatnya jangka panjang. Ini seperti mengobatipenyakit jantung atau penyakit mental, jika Anda menghentikannya di tengah jalan maka hasilnya lebih buruk dari sebelum dimulai,” katanya.

Jadi, lakukan gaya hidup sehat mulai sekarang untuk menjaga berat badan. Mengonsumsi makananbergizi secara seimbang, olahraga dan istirahat cukup.

Leave a Reply