Cantik Sesuai Karakter Pribadi

JAKARTA - Tampil cantik dan menarik adalah impian setiap wanita. Sayangnya, tak semua wanita mengetahui cara mengekspresikan


kecantikan sesuai karakter yang dimiliki. Alhasil, penampilannya tidak terlihat maksimal, malah berkesan meniru.

Berpenampilan ‘cantik’ bukan berarti mengenakan make up tebal lengkap dengan gaun keluaran butik dan sepatu hak tinggi. Namun, terlihat nyaman dan percaya diri dengan apa yang dikenakannya. Tanpa peduli dengan stereotip kecantikan tertentu yang beredar di masyarakat. 

Hanya, wanita Indonesia masih menganggap istilah cantik melalui stereotip itu. Bagi mereka, kulit putih, rambut hitam panjang tergerai, serta tubuh tinggi semampai adalah perwujudan kata ‘cantik’ untuk wanita. Dengan demikian, wanita lain yang berada di luar persyaratan itu merasa tidak percaya diri dan menganggap dirinya tidak cantik.

Senior Brand Manager Lux David Michum mengatakan, “Tak bisa dipungkiri, kecantikan adalah unsur penting bagi perempuan. Namun, kebanyakan perempuan merasa kurang yakin dengan kecantikan yang dimilikinya sehingga tidak berani menampilkan secara optimal.?

Melihat fenomena tersebut, Lux, produsen sabun kecantikan, ingin mengajak wanita Indonesia menjadi cantik dengan kekhasannya masing-masing. “Lux ingin setiap perempuan menghargai dan menikmati kecantikannya tanpa terkungkung stereotip yang digariskan masyarakat,? tandasnya.

Untuk itulah, Lux mengadakan kampanye komunikasi terbaru yang bertajuk “Play with Beauty?. “Melalui ‘Play with Beauty’ kami ingin mengajak perempuan untuk bermain dan bersenang-senang dengan kecantikannya,? papar David.

Sementara, External Communication Manager PT Unilever Indonesia Maria Dewantini Dwianto, mengungkapkan, kampanye Lux “Play with Beauty? merupakan kelanjutan kampanye sebelumnya. “Kecantikanmu adalah kekuatanmu? yang mengungkap kekuatan perempuan dibalik pesonanya.

Lebih lanjut, Maria mengutarakan, perempuan Indonesia memiliki banyak peranan dalam kehidupan sehingga tidak bisa memaksimalkan potensi kecantikan yang dimiliki. Padahal bagi perempuan, naluri untuk tampil menarik adalah dorongan alamiah yang tidak bisa dibantah.

Hal itu juga diungkapkan oleh salah satu bintang Lux, Luna Maya. Dia mengakui termasuk orang yang cuek semasa sekolah. “Dulu saya malas dandan, tapi seiring waktu saya menyadari penampilan fisik juga menunjang inner beuty sehingga konsep cantik saya ikut berubah,? ujarnya. Luna juga mengatakan, kecantikan itu memiliki banyak bentuk dan cara mengekspresikan yang berbeda.

“Seharusnya, setiap perempuan tidak perlu merasa malu menampilkan gayanya sendiri,? ungkapnya. “Jangan menjadi cantik karena meniru orang lain, tapi cantik sesuai karakter diri sendiri,? tambahnya.

Senada dengan Luna, Tamara Blezensky juga mengungkapkan, cantik adalah keistimewaan seorang wanita. “Jadi perempuan itu seru lho, kita bisa bebas bereksperimen dengan berbagai hal agar bisa tampil cantik,? tuturnya. Hal itu, menurut ibunda Rasya Islamay Pasya, ini lantaran perempuan selalu dinilai dari penampilannya terlebih dulu. “Jadi, tidak salah jika perempuan menikmati saat-saat mempercantik diri,? ucapnya.

Namun, tak lantas penampilan berantakan bisa dikategorikan menarik. Tampil cantik sesuai karakter pribadi pun punya aturan tertentu. Ada beberapa hal yang juga mesti diperhatikan agar orang lain tidak jadi mengerut heran saat melihat penampilan Anda.

Memilih busana dan perhiasan, contohnya. Kedua hal itu memang bisa mendongkrak penampilan, tetapi bila salah memilih, yang terjadi malah kasus salah kostum. Karena itu, memperhatikan bentuk tubuh juga merupakan salah satu cara mempercantik diri sesuai karakter. Misalnya, bagi yang bertubuh mungil lebih baik mengenakan busana yang pas badan dengan aksesori mungil agar tubuh tidak terkesan tenggelam.

Sebaliknya, mereka yang bertubuh besar, gunakan busana bergaya simpel dengan potongan lurus atau mengembang di bagian bawah. Hindari corak atau motif besar agar tubuh tidak terkesan lebih lebar dan kenakan aksesori berwarna ceria untuk membuat penampilan semakin seru.

Begitu juga dengan make up. Warna dan tekstur kulit akan memengaruhi hasil riasan. Penggunaan foundation misalnya, selalu cocokkan warna foundation dengan kulit di sekitar rahang, bukan di tangan. Kulit wanita Asia biasanya cocok dengan yellow toned yang bernuansa kuning kecokelatan. Berbeda dengan kulit Eropa yang bernuansa putih pink. (nsa lesthia k/SINDO/via)

Leave a Reply