Bulu halus yang tumbuh di sekitar dagu pasti akan membuat pria terlihat jantan, tapi bagaimana jika itu dialami perempuan?
Duh, pasti akan bisa membuat kepercayaan diri lenyap. Tenang, ada cara mudah mengatasinya.
Tumbuhnya bulu halus di area yang seharusnya bersih itu disebut juga dengan hirsutisme. Hirsutisme berasal dari bahasa yunani yang artinya rambut. Keadaan tersebut disebabkan karena tingginya kadar hormon pria atau hormon androgen dalam tubuh.
Perempuan dengan kadar androgen tinggi ditandai dengan tumbuhnya “kumis”, bulu di sekitar dada, perut, dan wajah yang bisa menyerupai berewok. Hirsutisme juga bisa menyebabkan polycystic ovary sindrome (POS), yakni terganggunya proses ovulasi yang menyebabkan seseorang sulit hamil.
Terapi yang diberikan pada orang yang mengalami gejala hirsutisme biasanya berupa pemberian obat untuk menurunkan kadar androgen dalam tubuh.
Kabar terbaru yang menggembirakan datang dari daratan Yunani. Menurut penelitian para ilmuwan di sana, minum teh yang mengandung mint dua kali sehari ternyata efektif untuk mengurangi hormon laki-laki.
Pada dasarnya setiap perempuan memiliki hormon laki-laki (androgen) dalam jumlah sedikit, termasuk testosteron. Kelebihan hormon ini bisa menyebabkan tumbuhnya rambut-rambut halus yang tidak diinginkan.
Menurut penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Yunani, ekstrak tumbuhan mint (mentha spicata labiatae) bisa mengurangi libido pada pria. Ditengarai, hal itu disebabkan karena berkurangnya kadar hormon androgen dalam diri mereka.
Untuk membuktikannya dilakukanlah riset terhadap 21 perempuan yang mengalami gejala hirsutisme, 12 di antaranya mengalami POS. Mereka semua diberikan secangkir teh mint dua kali sehari selama lima hari ketika ovarium memproduksi sel telur dalam sebuah siklus menstruasi.
Hasilnya, terlihat penurunan kadar testosteron dalam darah secara signifikan. Meskipun kadar hormon testosteron secara umum tidak mengalami perubahan. Hal ini diduga karena hormon terikat dengan protein di dalam peredaran darah dan tidak aktif. Sementara itu kadar hormon wanita meningkat, termasuk hormon yang merangsang keluarnya sel telur.Â
Penelitian lanjutan memang masih akan dilakukan, tapi tak ada salahnya kan mencoba terapi alternatif yang alami berupa dua gelas teh mint setiap harinya.
Sumber:Â BBC
Penulis:Â An