WAJAHÂ ingin tampil cantik, cerah bersinar dan mengeluarkan arua dari dalam? Ketahuilah bahwa
semua itu bisa dimiliki oleh setiap orang baik laki-laki dan kaum wanita baik muda atau tua umurnya. Apa syaratnya?
“Berkepribadianlah yang baik, bersikap dan berkelakuanlah dengan baik, jangan suka bicara dan berkata-kata yang tak baik apalagi ngomongin orang lain, kesalahan orang lain. Selain itu semua juga bisa bersumber dalam perutmu,” ucap ahli kecantikan melalui jarum akupunktur Juliana Tjandra.
Menurut direktur Klinik Akupunktur Tseng Kai yang berlokasi di Gedung Departemen Keuangan RI di jalan Dr. Wahidin Raya, Jakarta dan di Jalan Kartini VIII No.54/O, Jakarta Pusat, cantik itu dibagi dua. Yakni bisa dari luar dengan menggunakan make-up. Dan cantik bisa didapatkan dari dalam atau sering disebut Iner Beauty. “Meski seseorang yang cantik seperti seorang puteri, belum tentu dia sehat. Karena cantik bisa dimiliki oleh orang yang gemuk, kurus, langsing tapi orang yang melihatnya akan tertarik. Dan cantik itu akan lebih baik karena Iner Beauty nya keluar dari dalam,” terangnya.
Untuk mendapatkan iner beauty, Ibu Juliana mengatakan bahwa bisa didapat oleh setiap orang. Dengan syarat orang tersebut hati dan otaknya baik tak pernah berprasangka buruk terhadap orang lain. Namun kalau ingin mendapatkan kecantikan dari luar bisa dilihat dari meridian atau aliran energi yang ada di wajah. Ada juga dibadan.
“Memang meridian lebih banyak yang lewat wajah. Nah kalau meridian ada yang tersumbat atau hambatan, akan berakibat stagnasi sehingga wajah itu terlihat tak sehat seperti kemerahan, pucat dan tidak fresh dan auranya tak terlihat,” jelasnya. Wajah yang sehat, menurut ketua Akupuntur ini di Indonesia, belum tentu berwarna merah. Tapi yang terpenting kencang kulit wajahnya. “Tapi terlihat tak pucat namun ada semu merah dadu, dan yang penting wajah terlihat fresh, kencang dan itu baru dikatakan cantik meski usianya muda atau tua,” ungkapnya.
Bagi yang usianya masuk ke usia 30 tahun, ibu yang sibuk hadir diacara-acara kesehatan di departemen kepemerintahaan ini, menganjurkan mencegahnya dengan perawatan seperti akupresur atau akupuntur. “Bisa totok wajah atau pijat masage atau melalui akupuntur,” himbaunya. Nah kalau wajah, menurutnya lebih baik diakupuntur. Alasanya karena hasilnya akan lebih maksimal. “Karena akupuntur bisa melalui titik untuk melancarkan darah yang tersumbat didaerah mana di wajah,” tegasnya.
Untuk mengetahui wajah sudah mulai menua, Julia memberikan sedikit petunjuk. Apa saja? “Kita liat dulu usia manusia jika 35 tahun, ada garis-garis kecil di pinggir mata. Nanti kalau 40 sd 50 tahun, dibawah kelopak mata ada kantung mata, mungkin lebih 50 tahun ada kerut didahi kelihatan dan makin lama dagunya juga akan menurun dan kerut dileher makin terlihat,” jelasnya.
Soal mengalami penuaan, antara wanita dan laki-laki menurutnya hampir sama. Namun kaum wanita akan tampil lebih muda karena kaum wanita lebih sering pergi ke tempat-tempat kecantikan dan salon, jadi kaum wanita akan terlihat lebih muda dari kaum laki-laki di jaman moderen ini. “Semua itu bisa terjadi karena perawatan,” akunya.
Juliana mengatakan pasiennya kebanyak datang karena ingin sembuh dari penyakit dan ingin tampil cantik. “Kebanyakan sih berimbang, mereka ingin cantik juga mereka ingin sehat. Karena setiap manusia kalau ada penyakit apalagi sumbernya dari dalam, tak mungkin dia akan tampil cantik dan bagus aura wajahnya. jadi penyakit itu harus kita sembuhkan baru ke kecantikan karena kerjanya paralel antara sehat dan cantik,” tambahnya.
Nah tusuk jarum akupunktur itu, ternyata ada proses dengan 4 cara pemeriksaan sebelum di akupunktur agar apa yang diinginkannya terkabul. Apa saja bu? “Pertama pengamatan, pendengaran pembauan dari cara bicaranya bisa lemes atau lantang suaranya, bisa dilihat itu dari alasan seperti itu. Lalu ketiganya wawancara apa yang dikeluhkan. Dan keempatnya perabaan dari nadinya, atau tempat lokal-lokal yang sakit. Dan secara umum, akupunktur itu harus melalui 4 proses pengamatan yang tadi,” paparnya.
Ternyata setelah menjalani 4 proses itu, barulah si pasien menjalani 8 diagnosa. Yakni bisa dilihat antara Ying dan Yang alias ada positif dan negatif. “Baru diketahui penyakitnya termasuk ying atau yang, seperti darah tinggi suka marah-marah itu yan. Tapi kalau dia suka lemes pendiam, itu berarti ying, dingin atau panas, dari luar atau dari dalam, berlebihan atau engga, dan harus semuanya harus seimbang dan kalau seimbang otomatis penyakit bakal hilang dan dipastikan auranya keluar,” ungkapnya.
Berobat akupunktur menurut Executive Member of World Federation of Acupuncture-Moxibustion Societies (WFAS), President of Indonesia Aesthetic Acupuncture Association, Vice President of The National Acupuncture Union of Indonesia, akan lebih mudah dicapai jika seorang pasien sehat. Nah kalau sudah sehat, apa yang diinginkan melalui akupunktur akan terwujud dengan cepat. “Yah paling cepat 2 kali pertemuan pasti didapat asalkan dia sehat,” pungkasnya. [musa/foto:istimewa&musa]