Berapa Banyak Ikan yang Aman Dikonsumsi?

Sebagian besar orang yang tak suka makan ikan tak mendapatkan masalah kesehatan berarti.


Faktanya, sebagian besar orang tak selalu melibatkan ikan dalam daftar makanan mereka.

The American Heart Association merekomendasikan untuk menyajikan ikan di meja makan minimal 2-3 ons, khususnya ikan yang mengandung asam lemak omega 3, setiap minggunya. Bagi mereka yang berisiko kena sakit jantung, omega 3 dari makan ikan kemungkinan akan membantu menghindarkan potensi risiko ini.

Di sisi lain, perempuan hamil dan anak-anak harus membatasi jumlah ikan yang dikonsumsi untuk menghindari efek berbahaya dari merkuri dan racun lainnya. FDA dan EPA merekomendasikan bahwa perempuan yang merencanakan kehamilan, wanita hamil, ibu menyusui dan anak-anak harus melakukan hal sebagai berikut:

1. Hindari makan ikan hiu, ikan todak, king mackerel sebab mereka mengandung toksin dalam jumlah tinggi.

2. Makan tak lebih dari 12 ons ikan setiap minggunya, seperti udang, ikan tunai kalengan, salmon atau lele. Ikan tuna kalengan albacore (putih) mengandung merkuri lebih tinggi dibanding light tuna. Demi alasan ini, batasi jumlah albacore tuna menjadi 6 ons per minggunya.

3. Hindari mengonsumsi seafood mentah, khususnya kerang-kerangan

4. Bungkus ikan segar dalam plastik atau kertas yang menyerap kelembaban dan simpan di refrigerator

5. Segera olah ikan segar maksimal dalam dua hari, lebih baik jika langsung mengolahnya pada hari pembelian. Simpan seafood beku tak lebih dari enam bulan.

6. Cairkan (lelehkan) seafood beku di refrigerator hanya beberapa saat sebelum dimasak.

7. Cucilah tangan, alat pemotong dan talenan dengan sabun setelah kontak dengan ikan

8. Tunggu selama 10 menit untuk ikan yang dimasak sedang. Untuk melihat apakah ikan cukup matang, gunakan garpu untuk menekan dagingnya. Jika daging terangkat dengan garpu, artinya sudah cukup matang.
 (Idionline/KalbeFarma)

Leave a Reply