Padukan Medis dan Homeopathy

Beberapa tahun terakhir ini, dunia barat sedang gandrung dengan pengobatan model homeopathy –memanfaatkan virus atau kuman


suatu penyakit yang telah dilumpuhkan untuk dimasukkan lagi ke dalam tubuh guna menggerogoti penyakit tersebut. Pengobatan model homeopathy telah diakui kalangan medis lewat teknologi vaksin.

Mengambil manfaat pengobatan homeopathy, dr Soekarto– spesialis kedokteran penerbangan yang sehari-hari praktik di RS Kramat, Jakarta Pusat dan tempat praktik lainnya di Cibinong, Bogor, berupaya memadukan pengobatannya tidak saja medis tetapi juga mengambil manfaat homeopathy.

Ia menjelaskan, homeopathy memiliki definisi bahwa sesuatu benda atau barang yang jadi penyakit, namun bisa dipakai untuk mengobati penyakit itu sendiri dengan dosis yang ditentukan. Salah satu bukti pengobatan model itu, misalnya, penggunaan “bisa” ular yang sangat mematikan tetapi bisa digunakan untuk mengatasi gejala keracunan akibat gigitan ular berbisa.

“Pengobatan yang satu ini juga bisa dikategorikan sebagai pengobatan alternatif yang didasarkan pada ilmu dan literatur pengobatan medis ala barat. Relatif lebih aman, dan tidak mengakibatkan efek samping,” katanya.

Selain itu, lanjut Soekarto, pengobatan homeopathy juga menggunakan bahan alam dan tumbuh-tumbuhan sebagai bahan obat. Namun, ia menegaskan, homeopathy berbeda dengan jamu-jamuan. Meskipun pemilihan dan teknik pengambilan bahan obat sama dengan jamu, homeopathy tetap memiliki perbedaan dengan jamu.

“Dosis yang dimaksud adalah dosis ekstrak bahan obat yang telah ditipiskan dengan menggunakan teknik penipisan bio molekuler,” ujarnya.

Secara detail, jika jamu-jamuan yang diolah sebagai bahan obat dengan cara mengambil sari atau ekstraknya saja untuk kemudian diminum, maka homeopathy menggunakan ekstrak bahan obat itu yang ditipiskan sedemikian rupa hingga mencapai dosis sekecil mungkin sesuai dengan kebutuhan.

Dokter barat yang pertama kali memperkenalkan metode pengobatan homeopathy adalah Samuel Hahnemann (1755-1843), dokter asal Yunani yang telah lama memperdalam ilmu kedokterannya di Jerman.

Berbagai teori kedokteran dan literaturnya telah banyak ditinggalkan di negara itu yang kemudian diperkuat dan dikembangkan oleh dokter lainnya. Sebagai dokter spesialis penerbangan, Soekarto merasa perlu mempelajari metode pengobatan ini untuk para penerbang.

“Semua pilot tidak diperbolehkan mendapatkan pengobatan penyakit dengan menggunakan obat-obatan kimia, maka pengobatan dengan metode seperti ini sangat diperlukan,” ujarnya.

Maka tidak salah jika Soekarto mempelajari metode pengobatan seperti ini sampai ke berbagai negara seperti Jerman, Belanda, dan AS.

“Terserah orang mau bilang apakah ini pengobatan alternatif, karena memang ini pengobatan alternatif tetapi didasarkan pada literatur ilmu kedokteran barat.”

Dengan homeopathy, berbagai penyakit dapat disembuhkan, mulai dari gejala penyakit ringan, sampai penyakit yang sangat parah. Bukan hanya itu saja, penyakit psikis seperti depresi dan trauma juga dapat disembuhkan.

Berbagai bahan pengobatan homeopathy dapat digunakan. Seperti misalnya bunga matahari dapat digunakan untuk menyembuhkan masuk angin sampai gejala depresi. Atau tanaman tempuyung yang dapat digunakan untuk menghancurkan batu ginjal menahun.

Serta berbagai macam tanaman dan buah lain yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dengan metode penipisan tertentu. “Semua itu dilihat dan ditentukan dalam buku khusus berjudul Vademicum, buku panduan khusus pengobatan homeopathy,” ujar Soekarto.

Berbekal pegetahuan berbagai literatur homepathy, serta perkenalannya dengan dokter ahli di berbagai negara, Soekarto sendiri telah menghasilkan obat hasil pengolahan dengan homepathy yang dinamakan Antucol.

Cairan obat dari ekstrak tanaman pettivera alliacea atau pohon tangguh ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh mikroba, sakit kandung kemih, kencing manis, mengobati benjolan daging tumbuh yang tidak normal, kejang otot, dan encok.

“Tentu metode penipisan secara bio molekuler untuk menghasilkan obat ini hanya dapat dilakukan oleh ahli dan menggunakan alat khusus,” Soekarto menambahkan.

Mengenai risiko pengobatan ini, Soekarto meyakinkan bahwa metode homeopathy tidak menimbulkan gejala efek samping apapun. Dengan hasil penipisan itu yang memiliki sifat tidak berwarna, berbau dan berbentuk cairan, obat ini juga lebih aman dan mudah dikonsumsi. (Tri Wahyuni)

Leave a Reply