Bleaching, Bonding, Veneer yang Memperindah Senyum

Senyum bisa membuat anda terlihat lebih cantik dan memikat, Tapi, kondisi gigi anda, dapat mempengaruhi kualitas senyum tersebut.


Untuk itu, anda bisa pergi ke salon gigi dan mempercantik gigi anda, agar senyum anda semakin menawan.
Ternyata, bukan hanya wajah dan tubuh saja yang memerlukan saIon untuk mempercantik dan memperindahnya Gigi, selain juga memerlukan perbaikan dan perawatan, juga memerlukan salon kbusus untuk memperindahnya. ini penting sekali. Bagaimanapun, senyum yang bisa membuat anda terlihat semakin cantik, dipengaruhi oleh kondisi gigi. Jika gigi anda tidak putih, berlubang dan bentuknya kurang rapi, pasti bisa mengurangi keindahan senyum. Sekarang, anda bisa memperbaiki senyum ini di salon gigi.

KOSMETIKA GIGI
Seperti halnya wajah yang memerlukan bedak, foundation, lipstik dan sebagainya untuk mempercantik maupun menutupi bagian yang kurang menarik, gigi juga memerlukan berbagai tambahan untuk menutupi kekurangannya sekaligus mempercantiknya.
Dunia kedokteran gigi, saat ini mampu menyediakan berbagai pelayanan yang dapat meningkatkan keindahan dan mengubah senyum seseorang. Ilmu kedokteran gigi ini memang demikian majunya pada tahun-tahun terakhir ini, sehingga memungkinkan perawatan yang cepat dan efektif untuk memperbaiki kerusakan pada gigi, baik yang terjadi karena penyakit, kecelakaan ataupun obat-obatan.
“Kemajuan ini mampu mencerahkan senyum yang suram, memutihkan gigi, menghilangkan bercak-bercak, menutup celah di antara gigi memperbaiki gigi yang gumpil, menutupi restorasi logam, merapikan gigi yang tidak beraturan, sampali menghiIangkan tanda-tanda ketuaan dengan cara menutupi gigi yang telah ‘aus’ serta menghilangkan kerut-kerut vertical di seputar bibir.” terang Dr. Robert H Dharma, salah seorang anggota dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia atau PDGI.

BERBAGAI TINDAKAN
Tindakan kosmetika gigi ini dapat menjadi pilihan tepat bagi anda untuk memperbaki senyum terlebih bila anda menemukan kekurangan dan rasa tidak puas ketika bercermin Tindakan kosmetika gigi ini seperti yang dijelaskan oleh Dr. Robert, di antaranya terdiri dari Bonding, Cosmetic Courtourng, Bleaching, Fashion Dentistry dan sebagainya.
Apa yang dimaksud dengan berbagai tindakan tersebut, simak pembahasannya secara rinci di bawah ini!.

Bonding, Prosedur Paling Umum
Bonding merupakan proses di mana bahan resin komposit yang berwarna seperti gigi direkatkan pada permukaan gigi dibentuk dan dikeraskan, kemudian dipoles sampai menyerupai jaringan gigi di sekitarnya. Cara ini juga bisa di lakukan dengan merekatkan bahan lain di atasnya, seperti porcelain veneer Dengan bonding ini dapat dilakukan penutupan celah antara gigi memperbaiki gigi gumpil atau pecah serta menutup gigi yang berwarna kurang menarik dan tidak bisa di perbaiki hanya dengan proses bleaching.
“Pada banyak kasus bonding merupakan proses yang dapat di ulang dan hanya dapat melibatkan sedikit atau sama sekali tidak dilakukan pengasahan permukaan gigi. Dengan perawatan kebersihan gigi dan mulut yang baik, dan sedikit perubaban gaya hidup serta jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari misalnya menghindari makanan dan ininuman yang dapat meninggalkan warna pada gigi serta menghindari minuman berakohol, hasil dari teknik ini akan semakin baik dan sempurna Bahan-bahan bonding mutkhir yang dipakai saai ini bisa bertahan 5 sampai 10 tahun” jelas Dr. Robert.
HaI lain yang juga termasuk dalam bonding ini adalah veneer yang berupa lapisan tipis sedikit tembus cahaya yang juga terbuat dari bahan porselen atau resin komposi. Veneer ini lebih tahan lama, tidak merubah warna gigi dan hasilnya akan nampak seperti gigi asli. Prosesnya dilakukan dalam 2 kali kunjungan. Kunjungan pertama untuk mempersiapkan dudukan pada gigi geligi dan kunjungan kedua untuk merekatkan veneer ke permukaan gigi.

Cosmetic Countouring
Cosmetic Countouring yang dimaksudkan di sini meliputi pembentukan dan pemolesan gigi  yang dapat merubah proporsi dan bentuk gigi sehingga terlihat lebih teratur tidak terlalu bertumpuk dan secara umum menjadikan penampilan gigi lebih menarik.
“Cosmetic counrouring ini biasanya tidak merubah warna gigi dan hasilnya permaren tanpa rasa sakit dan tidak memerlukan anastesi. Cara ini sering di lakukan pada seseorang yang telah selesai melakukan perawatan orthodontic atau perawatan meratakan susunan gigi, dengan tujuan ‘final touch up’ untuk memperoleh susunan deret gigi yang harmonis. Teknik ini memerlukan setidaknya 1 kali kunjungan untuk menyelesaikannya,” urai Dr. Robert.

Fashion Dentistry
Untuk mempercantik gigi, anda bisa memberinya aksesoris yang trendy. Ternyata, bukan hanya dunia modeling saja yang selalu up to date dengan berbagai trend atau mode busana.
Hal ini juga terjadi pada dunia kedokteran gigi, sejalan dengan bertambah tingginya taraf hidup manusia dan berkembangnya kebudayaan modern. Masih inget artis Mel C, yang hadir di televisi dengan gigi-nya yang diberi gambar? Sejak saat itu, kaum muda pun berbondong-bondong melakukan hal yang sama.

“Aksesoris senyum ini dirancang oleh dokter gigi dengan menggunakan bahan yang aman mulai dari plastik sampai dengan emas dan berlian yang asli. Cara pemakaianya, meskipun yang berupa stiker, harus tetap dilakukan oleh seorang dokter gigi,” kata Dr.Robert.

Bleaching atau Pemutihan Gigi
Warna gigi geligi normal sangat beragam, tapi dari semua warna yang ada, tidak ada yang berwarna putih. Sementara hampir semua orang memiIih warna gigi terbaik adalah putih. Karena hal inilah, kedokteran gigi kosmetik memberi jalan keluar berupa sistem pemutihan gigi atau bleaching. Sistem ini menawarkan perubahan warna gigi yang gelap, keruh dan ada bercak-bercaknya menjadi lebih putih dengan cara yang aman.

Bleaching dapat menghilangkan bercak-bercak warna yang menempel pada permukaan gigi karena ininuman, inisalnya kopi, tea, alcohol, cola, buah yang berwarna gelap, juice, kecap, saus atau pun karena penuaan. Proses ini juga dapat memperbaiki kelainan  warna dan bercak-bercak yang terjadi di dalam jaringan gigi yang disebabkan oleh anti biotik’ ungkap Dr.Robert pula.

Menurut Dr. Robert, pemutihan gigi ini sargst disukai akhir-akhir ini, sebab prosesnya perlahan-lahan dan lebih ekonomis dibandingkan cara lama. Penetian sampai saat ini juga tidak menunjukkan adanya kerusakan gigi yang permanen sebagai efek sampingnya  asal, dilakukan dengan cara yang benar. Sementara perbaikan warna yang dihasilkan, tergantung dari kondisi gigi itu sendiri. Jika warna asal kuning dan coklat, tentu hasilnya Iebih baik dibandingkan asal gigi abu-abu, ungu atau yang bergaris-garis. Geligi yang berwarna gelap karena usia, juga akan memberi hasil yang lebih baik dibanding geligi berwarna gelap karena obat-obatan atau trauma.

Mahkota dan Jembatan
Fungsi dan struktur geligi yang bermasalah besar, baik untuk masing-masing gigi, gigi yang hilang atau kelainan fungsi gigi yang menyeluruh, dapat     diatasi dengan        teknik mahkota dan jemban atau crown & bridge. Prosedur pembuatannya dilakukan dengan mengambil sebagian jaringan gigi, kemudian gigi yang telah di preparasi tersebut dicetak dengan akurat untuk mendapatkan ‘model kerja’. Di atas ‘model kerja’ crown/bridge ini akan direkatkan. Seringkali cara ini dilakukan bersamaan dengan perawatan yang lain, seperti veneer, agar hasilnya lebih maksimal.

Orthodontic
Perawatan Orthodontic yang umum dilakukan, meliputi berbagai cara dengan tujuan memperbaiki posisi, merapikan letak maupun menutup celah antara gigi. Teknik yang memerlukan perawatan beberapa bulan sampai beberapa tahun ini. Mulanya bening, komposit atau porselen yang sewarna dengan gigi dan direkatkan di permukaan depan atau belakang gigi.
Pada beberapa macam kasus yang menyangkut jaringan keras atau tulang rahang yang tumbuh kurang sempurna, tindakan koreksi tulang rahang dapat dilakukan sebelum atau bersamaan dengan prosedur ini.

Implant
Kemajuan ilmu kedokteran gigi yang lain adalah ditemukannya suatu cara untuk menggantikan geligi yang hilang dengan ‘implant’ yang dipakai sebagai ganti akar gigi asli. Implant ini diletakkan pada tulang rahang dan akan menyatu dengannya. Selanjutnya, gigi tiruan dapat dibangun di atas implant tersebut.

“Implant juga dipakai untuk menstabilkan geligi tiruan penuh yang mudah bergerak, terutama di rahang bawah. Implant bukan untuk semua orang yang kehilangan gigi dan tidak semua dokter gigi dapat memasangnya. Syarat utamanya, anda harus memiliki tulang rahang yang sehat dan seluruh jaringan gusi harus bebas dari berbagai penyakit. Anda yang memiliki penyakit diabetes yang tidak terkontrol atau kanker,implant bukan pilihan yang tepat,” kata Dr. Robert.

Halitosis
Halitosis atau napas yang kurang sedap, secara tidak Iangsung juga sangat mempengaruhi senyum anda.. Hampir semua orang pernah mengalami masalah ini, dengan frekuensi dan intensitas yang berbeda.
Penyebab dari masalah napas kurang sedap ini, menurut Dr. Robert bisa terjadi karena adanya mikro organisme pada permukaan Iidah yang banyak menghasilkan VSC atau Volatile Sulfur Compound yang merupakan senyawa sulfur mudah menguap serta berbau tidak sedap. Yang terpenting untuk menghindari masalah ini adalah melakukan perawatan kesehatan dan kebersihan secara menyeluruh di semua bagian rongga mulut setiap hari.
Untuk masalah Halitosis yang cukup ekstrim, ahli Halitosis akan menganjurkan bahan-bahan pembantu yang bentuknya seperti odol, obat kumur dan gel yang berfungsi mengubah VSC menjadi tidak berbau. Untuk itu, pertama-tama dokter akan mengukur bau napas anda salah satu cara dengan alat Halimeter.

Smile Line
Dokter gigi yang mendalami bidang kosmetika gigi, sering kali menyebut dirinya sebagar Smile Designer yang bekerjasama dengan seorang Implantologist, Orthodontist dan sebagainya. Smile Designer ini akan membicarakan ‘senyum impian’ kepada pasiennya dengan melibatkan alat-alat umum yang sering dipakai oleh seorang desainer, seperti pensil, kuas, kamera, model sampai komputer. Setelah membicarakan berbagai hal, diantaranya mengenai senyum yang sesuai dengan lebar mulut atau senyum yang dinamis, maka akan diputuskan berbagai tindakan untuk mewujudkan ‘senyum impian’ tersebut dengan beberapa tindakan, seperti Crown. Ortho atau bonding.

Tambalan yang Tak Terlihat
Di masa lalu, amalgam atau emas banyak dipergunakan untuk melakukan penambalan gigi. Sekarang ini, kita dapat mempengunakan bahan ponselen atau komposit resin yang sewarna dengan gigi asli. Bahan ini cukup kuat dan tahan lama. Anda bahkan dapat memberikan ‘face lift’ pada gigi belakang, sehingga menambah keindahan pada gigi asli. Karena bahan-bahan yang digunakan dapat menyatu dengan jaringan yang ada, sisa jaringan gigi anda yang sudah ada pun jadi semakin kuat.

Leave a Reply