Tampil Cantik Dan Sehat, Dengan Akupunture

Seni pengobatan tradisional dari China ini kini sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Pengobatan alternatif dengan dengan tusuk jarum ini memang memiliki banyak manfaat, tak hanya untuk kesehatan tubuh tapi juga kecantikan.

Seperti pada umumnya pengobatan China tradisional, akupunktur ini menggunakan keseimbangan Yin dan Yang dalam melakukan pengobatan.

Jarum yang ditusukkan ke beberapa titik tertentu dipermukaan tubuh berusaha untuk menjaga dan mempertahankan Qi (energi) agar tetap seimbang. Dengan adanya keseimbangan di dalam tubuh manusia, kesehatan adalah buah yang dapat dipetik. Sementara itu seperti layaknya sebuah lingkaran, dengan tubuh yang sehat tersebut kecantikan secara alamiah pun dapat diperoleh.

Jarum yang digunakan pun semakin beragam, mulai dari emas, perak atau stainless steel. Berbeda halnya dengan sekitar 5000 tahun yang lalu, dimana jarum yang digunakan terbuat dari bambu atau batu.

Pengobatan akupunktur pun tidak bisa sembarangan dilakukan, tetapi harus melalui serangkaian tahap pemeriksaan terlebih dahulu. Langkah pertama, dengan mengamati raut wajah, lidah dan gerak gerik pasien. Warna lidah dapat menjadi indikasi sebuah penyakit. Kemudian dilanjutkan dengan tahap pendengaran dan penciuman, dimana akupunkturis mencoba mendeteksi penyakit melalui bau keringat dan mulut pasien. Yang ketiga, wawancara pasien dilakukan untuk mengetahui keluhannya atau riwayat penyakitnya dan dilanjutkan dengan perabaan di titik-titik akupunktur.

Pengobatan yang dapat dilakukan akupunktur untuk kesehatan antara lain bagi yang mengalami masalah stroke, diabetes, asma, migran, sulit tidur dan lain-lain. Sementara akupunktur kecantikan dapat dilakukan untuk menangani masalah jerawat, lingkaran hitam pada mata, menghambat proses penuaan,rambut rontok, melangsingkan tubuh dan lain-lain.

Begitu banyaknya orang yang ingin tampil cantik dengan cara tepat, membuat akupunktur ini menjadi suatu pilihan. Padahal anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Karena tingkat keberhasilan akupunktur juga dipengaruhi oleh tingkat kedisiplinan pasien. Misalnya, pasien yang ingin melangsingkan tubuh tidak cukup hanya melalui serangkaian tahap pengobatan akupunktur, tapi juga harus diseimbangi dengan diet teratur yang sehat. Semakin disiplin si pasien tersebut hasilnya pun semakin sempurna.

Tak hanya di Indonesia, akupunktur ini juga sudah dikenal di belahan dunia, seperti Amerika, Perancis, Inggris dan masih banyak lagi. Hal ini sekaligus menggambarkan, tidak tertutup kemungkinan pengobatan alternatif ini menjadi suatu solusi untuk memngobati suatu penyakit, kendati teknologi kedokteran yang dimiliki negara tersebut sudah maju. (Kompas-ADT)

Leave a Reply