Senyum Cantik Berawal Dari Gigi

Senyum adalah aset terbesar dalam pergaulan. Anda setuju bukan ? Tapi senyum menawan, bermula dari gigi geligi yang cantik.

Sayangnya, tak semua orang memiliki susunan gigi cantik. Bisa karena makanan, kebiasaan buruk yang sudah mendarah daging, malas melakukan perawatan, atau karena pengobatan.

Berikut beberapa treatment yang bisa Anda pertimbangkan untuk permasalahan gigi Anda, seperti dijelaskan oleh Dr.Lita R.Darmawan dari Kharinta Dental Clinic.

1. Bleaching

Treatment ini bisa digunakan jika gigi Anda kekuningan dan hilang kemilaunya karena merokok, banyak minum teh atau kopi. Ada tiga cara yang bisa dipilih yaitu bleaching yang bisa dilakukan sendiri di rumah (custom fit tray bleaching) dan yang dikerjakan di klinik (laser bleaching). Untuk yang terbilang parah, Anda harus melakukannya di klinik.

Prosesnya terbilang singkat kok. Bisa selesai dalam satu kali kunjungan. Gigi Anda akan diolesi dengan gel pemutih yang kadarnya cukup tinggi dan disinar. Satu jam kemudian warna gigi akan lebih putih. Biaya berkisar Rp 1.5-2 juta (custom fit tray bleaching) dan Rp 4.5-6 juta (laser bleaching).

2. Reshaping atau Countouring

Anatomi gigi kurang bagus, misal berantakan, ukurannya terlalu besar atau taring runcing seperti drakula. Anda bisa mengkoreksinya dengan reshaping atau countouring sehingga kelihatan lebih cantik. Pengerjaannya berlangsung 1-2 jam atau cukup sekali kunjungan. Biaya berkisar Rp 350-750 ribu.

3. Bonding

Gigi berlubang dan perlu ditambal tapi Anda tak ingin tambalannya mengganggu kecantikan gigi secara keseluruhan karena warnanya jadi berbeda dengan gigi lainnya. Atau ingin memperbaiki struktur gigi yang kurang baik tapi malas memakai kawat. Mengatasinya bisa dengan melakukan composite resin bonding atau laminated veneer porcelain.

Jenis yang pertama dilakukan secara direct pada satu kali kunjungan. Sementara jenis kedua butuh waktu lebih lama karena bonding harus dilakukan di laboratorium dan butuh dua kali kunjungan.
Porcelain bonding bisa bertahan sampai 15 tahun, sementara composite hanya bertahan 3-4 tahun. Biaya Rp 350-750 ribu per gigi (composite bonding) dan Rp 1.5-2 juta per gigi (porcelain).

4. Crown (mahkota)

Gigi rapuh, patah atau berlubang tapi sudah tidak bisa ditambal lagi. Anda bisa memperbagus dengan pemasangan gigi palsu atau crown (mahkota). Ada tiga jenis crown yang bisa dipilih: crown metal percelain, all ceramic/porcelain, gold coping porcelain.

5. Kawat gigi

Pemasangn kawat gigi tidak dibatasi usia. Selama jaringan gusi dan tulang masih bagus bisa dilakukan. Tapi tidak dianjurkan bagi mereka yang boneless (kehilangan tulang) karena justru akan memperburuk kondisi gigi.
Trend terbaru kawat gigi adalah sistem Damon. Kawat dipasang dengan sistem kunci dan tidak menggunakan karet sehingga tidak mungkin lepas. Perawatannya lebih mudah ketimbang sistem konvensional dan waktu ’perbaikan’ gigi pun lebih cepat. Namun biayanya jelas lebih mahal daripada sistem kawat konvensional, yaitu sekitar Rp 7-15 juta.

6. Implant

Treatment ini sedang booming di dunia gigi. Untuk menggantikan gigi yang tanggal, digunakan implant dari titanium yang dimasukkan ke tulang gigi. Cara ini bisa bertahan sampai 40 tahun lamanya. Tapi implant tidak dianjurkan bagi pengidap penyakit darah tinggi, jantung dan kencing manis yang biasa mengonsumsi obat khusus.
Obat-obat ini umumnya membuat produksi air liur berkurang, padahal itu dibutuhkan untuk memperlambat pembiakan kuman di dalam mulut yang merusak gigi. Biaya Rp 15-20 juta.  (Ema/Chic)

Leave a Reply